screenshot assassins creed

screenshot assassin's creed

Assassin’s Creed adalah game genre stealth-action yang dibuat oleh developer game ternama Ubisoft Montreal (Splinter Cell, Seri Prince of Persia). Sejak dirilis bulan November 2008, game ini telah terjual 3 juta kopi, jumlah yang sangat mengagumkan. Dalam game multiplatform ini (PS3, XBOX 360, dan PC), anda mengendalikan Altair, seorang assassin (pembunuh) yang mempunyai misi untuk menyeimbangkan kekuatan dua pihak yang saling bertempur di perang salib. Altair akan berpetualang ke dalam empat kota besar di Timur Tengah: Jerusalem, Acre, Damascus dan Mahsyaf.

Game ini berlatar belakang kondisi Timur Tengah pada zaman Perang Salib, tepatnya Perang Salib ke-3 (Third Crusade) yang terjadi pada tahun 1911.  Perang Salib adalah gelombang dari pertikaian agama bersenjata yang dimulai oleh kaum Kristiani pada periode 1095 – 1291; biasanya direstui oleh Paus atas nama Agama Kristen, dengan tujuan untuk menguasai kembali Yerusalem dan “Tanah Suci” dari kekuasaan Muslim dan awalnya diluncurkan sebagai respon atas permohonan dari Kekaisaran Byzantium yang beragama Kristen Ortodoks Timur untuk melawan ekspansi dari Dinasti Saljuq yang beragama Islam ke Anatolia. Perang yang berlangsung selama lebih dari 200 tahun melibatkan pihak Islam dan Kristen. (more…)

Peta Ambalat

Peta Ambalat

Wajar kita semakin emosi sebab tahun-tahun belakangan ini negara serumpun itu (Malaysia) seolah mengganggu kita (Indonesia) dengan berbagai pengakuan, mulai dari mengakui Reog Ponorogo, rendang Padang, batik sebagai milik mereka; mengakuisisi banyak lahan di Sumatra dan Kalimantan untuk ditanami sawit dan CPO (crude palm oil-nya) diolah mereka lalu minyak sawitnya dijual ke Indonesia dan dibeli rakyat Indonesia dengan harga mahal; memborong naskah-naskah kuno Melayu ke Riau daratan dan Riau kepulauan sampai ke Pulau Penyengat agar mereka layak disebut aslinya Melayu; sampai kasus terakhir ala sinetron Manohara; dan kini Ambalat. (more…)

Prita Mulyasari

Prita Mulyasari

Prita Mulyasari (32) telah dibebaskan oleh kejaksaan kemarin, Rabu (3/6/2009), dari LP Wanita Tangerang. Pihak kejaksaan telah mengalihkan status penahanan Prita dari tahanan rutan menjadi tahanan kota (detikNews).

Prita, ibu dua balita, masuk sel per 13 Mei 2009. Dia dijebloskan ke penjara setelah dijerat UU Informasi dan Transaksi Elektronik pasal 27 (3) tentang pencemaran/penghinaan nama baik melalui media elektronik (internet) dengan ancaman hukuman hingga 6 tahun atau denda 1 milyar rupiah. Tuduhan ini berawal dari keluhan Prita atas pelayanan RS Omni International yang dimuat di detikCom. (more…)

Carla Bruni Sarkozy

Carla Bruni Sarkozy

Carla Bruni yang merupakan istri dari Presiden Perancis Nicholas Sarkozy ternyata memiliki foto bugil yang akan dilelang pada acara amal di Berlin. Foto bugil untuk acara amal? mungkin kedengarannya aneh, tapi itulah faktanya. Foto yang diambil pada tahun 1994 oleh fotografer asal Amerika Pamela Hanson, akan dilelang dengan harga dasar £3000 (Poundsterling Inggris) yang  jika dirupiahkan mencapai 48 ,5 juta! harga yang cukup fantastis untuk sebuah foto “spesial” first lady Perancis ini. (more…)

Berikut adalah skema (gambar) posisi Hitler dan Perwira-Perwira Jerman dalam Plot Bom 20 Juli 1944 di Wolf’s Lair Rastenburg (Markas Hitler) :

  1. Adolf Hitler (Luka ringan)
  2. General Heusinger
  3. Luftwaffe General Korten (Tewas karena luka parah)
  4. Colonel Brandt (Tewas karena luka parah)
  5. Luftwaffe General Bodenschatz (Luka serius)
  6. General Schnunt (Tewas karena luka parah)
  7. Lt. Colonel Borgman (Luka serius) (more…)

Puisi “Ibu dan Facebook” dari Serafina Ophelia Simanjuntak yang cukup menggelitik. Begitukah ibu-ibu masa kini? please enjoy and share :)

adolf hitler

adolf hitler

Setelah menonton film sejarah besutan Hollywood: Valkryie, saya jadi tertarik untuk mengetahui sejarah Jerman pada masa Perang Dunia II khususnya terhadap usaha pembunuhan Hitler dalam masa kepemimpinannya (1933-1945). Adolf Hitler yang seorang Ultranasionalis-sosialis ternyata tidak mendapat dukungan penuh dari rakyatnya, dalam kurun waktu 6 tahun (1939-1945) telah terjadi 17 perencanaan pembunuhan terhadap Führer (sebutan untuk Adolf Hitler yang artinya sang pemimpin). Hampir semua usaha pembunuhan dilakukan secara berkelompok (konspirasi) kecuali usaha yang pertama. Berikut adalah kronologis usaha pembunuhan terhadap Hitler yang terjadi di Jerman :

MUNICH, 8 November 1939

Johann Georg Elser, lahir 4 Januari 1903, adalah seorang pengrajin meubel yang bekerja di tempat penjualan kayu milik ayahnya. Dia sangat membenci kebijakan Nazi yang melarang organisasi perserikatan buruh dan pembatasan kebebasan beragama. Elser kemudian memutuskan untuk membunuh Hitler dengan cara menaruh bom waktu di tiang belakang podium tempat Hitler memberikan pidato di Burgerbrau Beer Cellar Munich pada 8 November 1939. Percobaan pembunuhan ini berakhir gagal disebabkan oleh jadwal pidato Hitler selesai 8 menit lebih awal dari waktu yang dijadwalkan. Usaha pembunuhan ini telah membunuh delapan orang (tujuh anggota Nazi) dan melukai enam puluh lima orang yang hadir pada acara tersebut. Johann Elser dieksekusi oleh anggota SS (Organisasi militer Nazi) pada 9 April 1945, dua minggu sebelum Perang Dunia II berakhir di Eropa. (more…)

valkryie (2008)

valkryie (2008)

Film Valkyrie diangkat dari kisah nyata yang terjadi pada 20 Juli 1944. Pada waktu itu beberapa petinggi militer Jerman melancarkan operasi Valkyrie yang bertujuan untuk menjatuhkan rezim Hitler. Namun sayang operasi itu gagal, bom yang diledakkan oleh Kolonel Claus Graf Schenk von Stauffenberg (Tom Cruise) hanya melukai lengan Hitler. Setidaknya ada 15 kali usaha pembunuhan terhadap Adolf Hitler, namun semuanya gagal termasuk operasi militer Valkyrie ini. Rupanya Hitler hanya boleh mati lewat angannya sendiri, 9 bulan setelah usaha kudeta ini.

Dikisahkan bahwa Count Claus Schenk Graf von Stauffenberg adalah seorang parjurit yang baik dan cinta bangsa dan tanah airnya. Statusnya sebagai tentara Jerman yang telah bersumpah setia-abadi kepada sang Führer, Adolf Hitler (David Bamber), tak membuat Kolonel Stauffenberg menjadi buta terhadap kekejaman yang dilakukan Hitler. Stauffenberg adalah anak seorang bangsawan Bavaria yang masuk dinas militer Jerman sejak 1926. Pada tahun 1943, saat bertempur di front PD II di Tunisia-Afrika bersama Divisi Panser ke-10, ia kehilangan mata kiri, tangan kanan, dan dua jari tangan kirinya. Dalam berbagai pertempuran yang telah ia jalani, Stauffenberg mulai menyadari bahwa Hitler sebenarnya sedang membawa Jerman ke jurang kehancuran. Stauffenberg sadar bahwa Hitler bukan hanya musuh bagi dunia, tetapi ia adalah musuh bagi Jerman sendiri. (more…)

Waktu aku masih duduk di bangku STM dulu aku punya guru yang menurutku cantik sekali, mungkin bukan aku saja yang mengganggap cantik, begitu juga menurut teman-temanku yang lainnya. Dampak dari kecantikan Bu Guru ini luar biasa, terutama bagi kegembiraan kami. Maklum namanya juga anak STM, dimana kebanyakan siswanya adalah kaum laki-laki, begitu ada yang cantik, terjadilah sebuah kompetisi dengan berbagai macam cara dan gaya ala anak sekolah. Jika esok hari ada pelajarannya, malam hari kami sudah tak sabar ingin menjemput pagi. Jika pagi sudah tiba, kami tak sabar untuk masuk ke sekolah.

Ketika kami sudah di kelas, rasanya tegang sekali menunggu Bu Guru ini masuk ruangan. Suara sepatunya seperti dentaman di jantung kami. Aku tak mengerti bagaimana tafsir kecantikan itu bagi teman-temanku. Tetapi bagiku saat itu, rasanya khusus sekali. Rasanya waktu itu, aku malah telah jatuh cinta pada guruku ini. Diam-diam aku menulis surat cinta. Tak pernah aku kirim itu pasti. Ia hanya kutulis dan setelah jadi kusobek-sobek sendiri. Kertas itu memang telah hancur, tetapi perasaanku terpatri dalam sekali. Setiap kali aku membayangkan wajah guruku itu, aku mendadak suka bernyanyi. Lagu-lagu cinta, itu pastilah. Rapat-rapat aku menyembunyikan perasaanku ini, bahkan ketika Bu Guru itu kebetulan berpapasan, menatapnya pun aku tak berani. Gemetaran, dari ujung rambut sampai ujung kaki. (more…)

Frank Sinatra

Frank Sinatra

And now, the end is here
And so I face the final curtain
My friend, I’ll say it clear
I’ll state, of which I’m certain
I’ve lived a life that’s full
I traveled each and ev’ry highway
And more, much more than this, I did it my way

Regrets, I’ve had a few
But then again, too few to mention
I did what I had to do and saw it through without exemption
I planned each charted course, each careful step along the byway
And more, much more than this, I did it my way

Yes, there were times, I’m sure you knew
When I bit off more than I could chew
But through it all, when there was doubt
I ate it up and spit it out
I faced it all and I stood tall and did it my way (more…)

Next Page »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.